Teknik Optimasi SEO Untuk Anda

Teknik Optimasi SEO Untuk Anda

Techshoutme – Teknik Optimasi SEO Untuk Anda. Mengetahui, memahami, dan mempraktekkan stretegi lebih awal merupakan langkah baik dan penting untuk mendapatkan hasil optimasi SEO super maksimal. Lalu, peluang apa saja yang bisa dimanfaatkan untuk strategi optimasi SEO?

Beberapa Teknik Optimasi SEO Untuk Anda

Voice Search

Google voice search atau penelusuran melalui suara dalam analisanya mencapai 35% dari seluruh pencarian yang ada. Kemungkinan akan terus meningkat. Blogger maupun pebisnis daring wajib membaca peluang ini, terutama yang menggunakan SEO sebagai sumber traffic. Dengan menggunakan suara, pengguna tak repot mengetikkan kata per kata di kolom pencarian, cukup diucapkan. Biasanya, kata kunci yang digunakan oleh penelusuran suara adalah kalimat pertanyaan, seperti: apa, kapan, di mana, dan lain-lain. Jika Anda berniat menggunakan teknik optimasi SEO ini, Anda harus menyediakan konten yang bisa menjawab pertanyaan pengguna. Jangan lupa untuk mengoptimasi meta tittle serta deskripsi konten.

User experience atau pengalaman pengguna masih sangat disukai Google. Apalagi jika U-Ex website berada di tingkatan baik. Oleh sebab itu, silakan tingkatkan dan mulai optimasi SEO onpage, website akan meraih peringkat lebih baik di SERP Google. Lalu, apa saja yang mencakup pengalaman pengguna? Kecepatan loading, desain layout, iklan, link afiliasi, tombol navigasi, dan sebagainya. Jika kecepatan loading website Anda buruk, desain layout berantakan, iklan berserakan, konten tidak berkualitas, link afiliasi, dan tombol navigasi membingungkan akibatnya akan menurunkan peringkat Anda. Google Analytics adalah tools SEO yang saya rekomendasikan untuk menganalisanya.

Konten Friendly dan Unik

Konten berkualitas, isi lengkap, dan terpercaya menjadi faktor penting dan krusial dalam menentukan rank, konten berdampak langsung pada pengalaman pengguna. Jadi, membuat konten yang menarik dan friendly merupakan salah satu teknik optimasi SEO. Cek kembali seluruh konten Anda, apakah sudah lebih baik dari kompetitor halaman pertama, jika belum, pelajari dan terapkan. Riset dibutuhkan di sini, ketelitian juga. Bisa juga dengan menambahkan informasi baru atau melengkapi konten pendukung, seperti video, gambar, dan lain hal.

Jangan lupa untuk merapikan layout, memperbaiki kecepatan akses, dan lain hal yang berkaitan.

Heading Dinamis

Heading dinamis juga mempengaruhi optimasi SEO. Biasanya untuk tema-tema terbaru sudah mendukung fitur ini. Dalam tema tersebut sudah diatur, di beranda H1 dipakai sebagai judul blog, sedangkan di halaman postingan H1 sebagai judul postingan. Di beranda, H2 sebagai judul postingan, di halaman postingan judul blog sebagai H2. Untuk mengeceknya, bisa menggunakan tombol pintas Ctrl+u di beranda dan halaman postingan. Apakah sudah dinamis atau belum. Jika belum, Anda bisa mengubah temanya dengan tema yang heading tag-nya dinamis. Kecuali jika Anda terbiasa ‘memperbaiki’–mengoprek-nya sendiri tidak perlu ganti tema. Perlu diingat, H1 hanya boleh ditampilkan sekali. Mengapa begitu? Untuk menghindari kebingungan search engine terhadap topik halaman. Kalau H2, H3, dan seterusnya boleh ditampilkan lebih dari sekali.

Desain Tema Responsif

Tampilan yang menyesuaikan secara otomatis dengan perangkat yang mengaksesnya disebut Desain Responsif. Biasa disebut mobile friendly. Biasanya tema tidak responsif membuat pengguna jengkel, mengapa? Karena huruf dan elemen website lebih kecil dan harus diperbesar jika ingin melihat atau membacanya dengan jelas. Google menyarankan agar setiap pemilik website mendesain websitenya responsif, untuk menghindari munculnya peringatan di SERP jika halaman tidak responsif. Sudah jelas bukan jika hal ini mempengaruhi optimasi SEO. Bagi pengguna tema terbaru tidak perlu mengkhawatirkan ini karena tema tersebut mendukung fitur dengan baik.

Schema Markup

Ini bertujuan membantu Google menampilkan hasil yang lebih informatif di SERP. Mengoptimasi SEO lebih informatif dan bisa satu klik. Untuk menggunakannya pun cukup mudah. Apalagi jika Anda pengguna AIO SEO pack, cukup masuk ke pengaturan dashboard, all in one SEO, general setting, centang bagian schema markup. Perlu diketahui, tidak semua jenis schema markup bisa ditampilkan, semua bergantung pada jenis konten yang ada di website Anda.

Duplikasi Judul

Ini sebenarnya berhubungan langsung dengan kata kunci yang sering diotak-atik menjadi sebuah judul. Namun, perlu diperhatikan dan dipahami jika terjadinya duplikasi judul mampu mengurangi performa web di mesin pencari. Judul di sini bukan hanya sebatas judul artikel saja, tetapi judul blog, tagar, dan halaman lampiran pun usahakan untuk tidak sama. Apalagi jika persamaan judul ini amat banyak di SERP. Optimasi SEO menggunakan cara ini akhirnya tidak terlalu berguna, akan tetapi ini pun bisa diakali dengan memperbaiki tatanan judul agar menarik. Apalagi, pengguna sekarang lebih suka dengan judul-judul unik untuk kesan pertama mereka pada blog.

Tentunya, teknik optimasi SEO bukan hanya itu, masih banyak hal lain yang mampu menunjang optimasi SEO Anda seperti keyword, dan lain hal. Namun, terkadang hal-hal tersebut luput dari pengamatan. Bahkan ada sebagian pemilik website yang belum mengetahuinya, sehingga lebih mengoptimalkan penggunaan keyword. Padahal, penggunaannya pun kita harus bersaing dengan sekian banyak kompetitor. Untuk itulah, dibutuhkan teknik-teknik pendukung lainnya untuk lebih mengoptimalkan kinerja SEO.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *